Bogor Agricultural University

DEPARTEMEN ILMU TANAH DAN SUMBERDAYA LAHAN

Fakultas Pertanian - Institut Pertanian Bogor

Wednesday June 26, 2019
Home
  • Register

Choose Language

Indonesian English

Articles

Print
Email
Category: Featured News

The 2nd Strategic Talks

Pada tanggal 16 April 2019 yang lalu, di Ruang Danau 2, Kampus Darmaga Bogor, Prof. Dr. Budi Mulyanto MSc, staf Devisi Pengembangan Sumberdaya Fisik Lahan dan Dr Ernan Rustiadi dari Devisi Pengembangan Wilayah menjadi narasumber dalam The 2nd Strategic Talks dengan Topik Kebijakan Agraria dan Tataruang untuk Produksi Pangan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa Pasca Sarjana dan undangan lainnya.


Prof Budi Mulyanto menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar dengan sumberdaya alam yang melimpah, dan jumlah penduduk yang lebih dari 260 Juta jiwa, seharusnya mampu menyediakan pangan bagi masyarakatnya secara berdaulat. Namun oleh karena terjadi ketimpangan agraria maka berbagai jenis bahan pangan pokok mesti diimpor, seperti padi, jagung, kedelai, gandum, daging, buah-buahan, dsb. Sehubungan dengan itu perlu dibangun alternatif kebijalan untuk membangun kedaulatan pangan sesuai dengan peraturan perundangan yang ada. Alternatif Kebijakan Agraria Dan Tataruang Untuk Produksi Pangan Berkelanjutan adalah sebagai berikut:

  • Segera memasukkan peta LP2B ke peta RTRW
  • Perluasan lahan pertanian pangan
  • Intensifikasi/mekanisasi penyelenggaraan pertanian
  • Pencegahan konversi lahan pangan (terutama sawah) ke penggunaan lain
  • Diversivikasi sumber bahan pangan
  • Pelaksanaan Reforma Agraria yang mengkoreksi perimbangan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah (P4T) yang rasional
  • Kawasan Reforma Agraria dapat diarahkan sebagai Kawasan Strategis Nasional Pangan (KSNP) baik yang di lokasi existing kawasan pertanian, maupun kawasan pengembangan baru

Arsip Berita